Monday, October 02, 2006
2:46 PM
Bank Emosional
Keluarga itu bagaikan bank emosional bagi kita. Jadi, ibarat bank kita melakukan transaksi menarik atau menyetor saldo positif atau negatif ke tabungan kita. Keharmonisan di dalam keluarga itu sendiri tergantung dari jumlah saldo positif yang ada di rekening emosional kita. Misalkan kita sedang meluangkan waktu untuk bermain dengan anak kita, dan anak kita merasa senang, berarti kita sedang menambah saldo positif kita. Sedangkan misalnya kalau kita melakukan hal yang tidak terpuji di rumah seperti marah-marah, tidak menghargai istri dan anak maka kita sedang menarik saldo positif kita. Jumlah yang kita setor ataupun yang kita ambil tergantung dari akibat dari apa yang kita lakukan atau perbuat kepada keluarga kita.
Orang yang jarang di rumah, jarang bertatap muka dengan keluarga, dam ketika di rumah kerjanya cuma marah2, berarti dia hanya terus menerus menarik saldo positif dari tabungan emosionalnya. Hasilnya? tabungannya jadi defisit dan itu berarti tidak akan ada keharmonisan dalam keluarga tersebut. Sebaliknya, orang yang selalu meluangkan waktu untuk keluarga akan selalu menambah saldo positifnya sehingga akan semakin banyak dan menciptakan suatu keharmonisan yang berkesinambungan. Ada 6 hal yang bisa membantu kita untuk bisa selalu memperbanyak saldo kita di tabungan emosi kita yaitu : ketaqwaan, kasih sayang, kesetiaan, komunikasi, keterbukaan dan kejujuran. Jika 6 hal tersebut kita lakukan dan kita pelihara, InsyaAllah saldo positf kita akan terus bertambah dan keharmonisan dalam keluarga kita akan abadi selamanya.
posted by Spellcaster
at
2:46 PM
0
Comments: